Post Top Ad

Sabtu, 18 Mei 2019

One day in Semarang City

lawang sewu


Akhirnya bisa traveling lagi 2 bulan yang lalu setelah penat dan sibuknya kerjaan di kantor. Ternyata benar kalau sudah memasuki ruang lingkup pekerjaaan waktu untuk traveling itu semakin sedikit. Ga heran kalau banyak teman-teman kuliah dulu bilang "nikmati aja waktu kuliahmu, kalau udah kerja ga akan bisa begini lagi" oke setuju. Tapi ah sudahlah, saya mau berbicara tentang Semarang.
Kalian tau ? travelingku sebelumnya selalu singkat, tapi walaupun singkat banget yang penting saya enjoy menikmati kota sejuta lumpia ini hehehe. 

Seperti biasa saya selalu mendadak kalau mau kemana-mana, kalau mendadak emang ga bisa pergi jauh-jauh dan mahal. Maklum jiwa misqueen ini meronta-ronta minta uang buat traveling. Ya sudah akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Semarang saja. Kenapa ya Semarang ? mungkin pernah saya sudah menjelaskan di postingan tentang staycation di Semarang tapi kali ini saya mau berbagi pengalaman kalau selama di Semarang saya terperangkap !

Hah! terperangkap ? pasti yang ada di pikiran kalau ga tiket pulangnya hilang atau ketinggalan pesawat ata kereta api. Ya emang saya terperangkap di Semarang, terperangkap dalam nostalgia. Ah elah lu ! hahaha

Beneran terperangkap karena selama keliling Kota Semarang saya merasa kembali pada zaman kolonial. Apalagi kalau sudah keliling Kota Lama. Beuh, berasa banget terperangkap dalam waktu. Hanya saja di zaman ini tidak ada orang Belanda dan semua sudah modern

kota lama semarang

kota lama semarang



kota lama semarang


Keliling Kota Semarang saat hujan gerimis turun, duh basah deh. Tapi untungnya ga sakit besoknya karena saya kudu ngantor lagi. Dan untungnya pulang bisa lebih cepat karena naik pesawat. Sultan mah bebas, padahal ini jiwa missqueen masih melekat hmmm. Ada waktu di jam-jam sebenatar lagi  mau pulang saya hampir nyasar di Kota Semarang sendirian. Saya nyasar karena bingung sebenarnya mau kemana lagi, tapi untungnya feeling benar-benar berkata kalau saya harus kesini. Mulai dari Kota Lama, Lawang Sewu dan Kampung Pelangi

Bicara soal Lawang Sewu, sekarang sudah bisa dimasuki tanpa wajib guide loh. Kalau dulu waktu ke Semarang saya mau masuk Lawang Sewu itu kudu wajib guide. Jadi, gagal deh liat kemegahan arsitekturnya. Tapi sekarang sudah banyak berubah, Lawang Sewu pun sekarang menjadi museum dimana semua sejarah perkeretaapian Indonesia dijelaskan di dalamnya. Selaain itu harga tiketnya pun sekarang Rp. 10.000/orang. Jadi, Lawang Sewu  sekarang sudah bisa dimasuki walau hanya sendirian. Untungnya sendirian, kalau ramai-ramai mungkin saya ga akan bisa mempelajari sejarah perkeretaapian dan terlebih lagi saya adalah pecinta kereta api atau disebut Railfans. 

lawang sewu

Next to Kampung Pelangi. Keramahtamahan nomor 1 disini. Walaupun perjalananya lumayan menguras tenaga dari Lawang Sewu ke Kampung Pelangi karena jalan kaki hehe. Selagi masih bisa ditempuh dengan jalan kaki, ya saya bakal jalan kaki. Itulah saya.  Tapi setelah sampai saya cukup terhibur karena di kampung yang mungkin biasaa aja sekarang disulap jadi lokasi wisata.  Well, bagus banget di tengah kota ada yang unik dan berwarna. Semoga di Bandung segera menyusul kampung berwarna kaya gitu. 

kampung pelangi semarang

Ga ada tiket masuk untuk masuk ke Kampung Pelangi. Kampung ini memang seperti kampung tempat tinggal warga pada umumnya, hanya saja yang menarik perhatian adalah sepanjang kampung ini semua diwarnai. Dan disini aku belajar, untuk mendatangkan turis keramahtaman harus tetap terjaga apalagi kebersihan. Selain itu ada puncak dimana tulisan Kampung Pelangi berada. Disana saya bisa lihat sekeliling jantung kota Semarang. Keren deh pokoknya.  Pas kesini saya teringat dengan lagunya "Hai Teman" oleh Monita Tahalea, kalau ga salah syutingnya juga di lokasi ini. Maka dari itulah saya kemari. Akhir yang indah sebelum perjalanan menuju bandara  di Semarang. 

Saya memang  terperangkap disini. Terperangkap dengan nostalgia di Kota Lama, Keramahtamahan kota yang bikin ngangenin, makanannya yang enak seperti Lumpia dan Lekker dan perjalanan saat keliling kota Semarang. Terperangkap dalam suasana dan bukan terperangkap karena saya ga bisa pulang yah ;) .

4 Tips Jalan-Jalan di Kota Semarang

1. Kenali transportasinya. Seperti, Trans Semarang dan Angkutan Umum
2. Semarang bawah (dekat pantai) cukup panas, jadi pakailah pakaian yang adem
3. Selalu gunakan map jika pertama kali mengunjungi Semarang. 
4. Jika bingung bertanyalah pada warga sekitar. Orang Semarang ramah kok hehe

3 Rekomendasi Lokasi Wisata Semarang untuk Waktu Singkat

1. Semarang Kota Lama
2. Lawang Sewu (Tiket Masuk Rp. 10.000/orang)
3. Kampung Pelangi

Vlog Singkat Kota Semarang 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar