Post Top Ad

Thursday, October 18, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 3 - Deretan Surga di Kuta Selatan

Pantai Pandawa, Kuta Selatan, Bali
Pernah saya mengatakan sebuah janji untuk kembali mengunjungi sebuah pantai di Kuta Selatan. Sesuai janji saya pada tahun lalu "Suatu saat aku akan kembali lagi ke pantai Pandawa!" begitulah yang aku katakan. Mengingat pantai tersebut berada di Kuta Selatan maka saya sekalian saja mengeksplornya sampai puas sebelum keesokan harinya terbang ke Lombok. Hari kedua di Bali tentu saja saya kali ini tidak sendirian kebetulan dan sudah janjian juga akan mengeksplor Bali khususnya Kuta Selatan bersama teman traveling saya. Jarak dari Kuta menuju Nusa Dua mau tidak mau saya harus menyewa sepeda motor, hitung-hitung hemat pengeluaran, waktu dan supaya bisa kemana-mana sesuka hati karena "Kapanlagi bisa jalan-jalan bebas di Bali, kalau biasanya ke Bali pada saat darmawisata terus huft". 

Kalau ke Nusa Dua pastilah ada akses cepat untuk sekarang ini. Ya, Tol Bali - Mandara. Ini kali pertamanya saya menggunakan tol ini dengan menggunakan sepeda motor. Oh iya Tol Bali - Mandara ini memiliki jalur khusus sepeda motor loh jadi siapapun bisa menggunakan tol ini tidak hanya kendaraan mobil atau bus. Hmm pertama melewati tol ini rasanya seru banget, lebih seru saat mengendarai motor karena dengan hembusan angit yang kuat karena tol ini berada di atas lautan otomatis laju kendaraan pun saya kurangi karena takut terbang wahaha. Pokoknya cukup seru dan pengalaman yang asik banget bisa melewati tol ini dengan sepeda motor.

Sumber : http://rri.co.id/

Keluar dari tol Bali - Mandara pastilah saya sudah berada di kawasan Kuta Selatan. Awalnya jalan lancar-lancar saja karena semua sudah ada petunjuknya. Tapi walau begitu tetap saja yang namanya "nyasar" tuh ga bisa dihindari! sampai-sampai saya masuk ke area resort disana. Mana cuaca pada saat itu sedang terik-teriknya padahal masih jam 10an! kata teman "Ini Bali cuy, panas!" eh malah ada acara nyasar. Tapi tak apalah nyasar di Bali biar gaya dikit gitu #cieelah. 

Kuta Selatan itu memang salah satu wilayah dengan banyak pantai yang sangat indah dengan pasir putihnya. Tak heran kalau turis selalu ingin segera menikmati pantai sambil berenang, begitu pun dengan saya.

Pantai Pandawa. Ini nih salah satu pantai yang termasuk dalam bucketlist saya selama berada di Bali yang dulu juga pernah berjanji untuk kesini lagi suatu saat dan sekarang saatnya merealisasikannya. Pantai Pandawa itu kalau awal ditemukannya pantainya benar-benar bersih banget, pasirnya biru, lautannya pun biru ugh pokoknya bikin mata tertuju pada keindahannya.


Pantai pandawa itu bisa dibilang indah menyilaukan mata dengan hamparan pasir putihnya 


Menatap lautan yang birunya sangat jernih itu rasanya segar dan ide pun banyak bermunculan. Iya kan ?



Dari sudut manapun keindahannya tetap masih alami hingga saat ini


Terbayang saat pertama ditemukannya pantai ini mereka harus naik turun bukit yang bisa dibilang penuh dengan kapur

Setelah Pantai Pandawa apakah perjalanan akan berakhir disini ? oh tentu tidak. Hari masih cerah dan cuaca mulai terasa panas. Panas-panas begini enaknya sambil berenang di pantai yang ombaknya cukup bersahabat pasti seru. Pantai yang dekat dengan Pantai Pandawa kira-kira apa yah?

Pantai Melasti. Tidak jauh memang jarak dari Pantai Pandawa menuju Pantai Melasti. Sayang sekali bukan kalau sampai dilewatkan? Inilah saya menggunakan setiap detik yang berarti walau teriknya matahari bukanlah masalah untuk menikmati keindahan pesona Indonesia. Berbicara tentang Pantai Melasti ini ternyata banyak juga turis yang menggunakan area Pantai Melasti sebagai spot foto untuk prewedding ala ala gitu hehe. Bisa dibilang sih Pantai Melasti ini pas sekali buat yang ingin benar-benar memanjakan diri dengan kesunyian pantainya yang tidak seramai pantai Kuta. Saya pun sendiri selama di Pantai Melasti saking enjoy-nya sampai lupa waktu kalau masih ada 2 destinasi pantai lagi yang mau dikunjungi.


Ombak dengan pesisirnya tidak bersentuhan langsung karena terbatas karang jadi bisa santai-santai manja di pantai ini


Bisa dikatakan pantai ini memang pas buat santai sambil memandangi lautan ataupun hamparan pasir putih disini

Jadi jarak dari Pantai Pandawa ke Pantai Melasti ini cukup dekat loh. Rasanya sayang banget kalau habis dari Pantai Pandawa tidak mampir dulu ke Pantai Melasti. Apalagi kalau pantainya bersahabat dan kalian bisa berenang tanpa takut terseret ombak disini. Setelah Pantai Melasti ternyata ada lagi pantai yang tidak kalah indah dengan pantai pantai sebelumnya. Pantai apakah itu ?

Pantai Dreamland. Bali selatan memang tidak ada habisnya memberikan sejuta pantai yang sangat indah. Kalau tidak percaya coba saja datang langsung dan eksplor semua pantai yang ada disana deh. Memang banyak sekali pantai yang indah dan bikin turis pun bingung menentukan pilihan pantainya haha. Pantai Dreamland ini bisa dibilang pantai pasir putih yang berada di komplek perumahan menurut saya, karena saat menuju pantai ini saya memasuki area kompleks perumahan dan resort Bali Pecatu Graha. Sesampainya di Pantai Dreamland kita bisa liat kalau pantai ini dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi.

Kenapa namanya Pantai Dreamland ? Karena dulu di area ini sempat terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata. Tapi proyek tersebut terhambat dan terbengkalai sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup sebagai petani berharap proyek ini selesai dan bisa menekuni bisnis lain di bidang pariwisata. Karena itulah lahan di sekitar pantai disebut dengan Dreamland atau Tanah Impian.

Kalau bagi para peselancar, Pantai Dreamland ini menjadi favorit karena ombaknya yang tinggi dan besar. Selain itu pantai ini pun cocok untuk menikmati sunset atau matahari terbenam atau sekadar melihat atraksi peselancar.


Tanah Impian/Dreamland ini surganya bagi penikmat selancar, view yang seperti resort pun memberikan kesan mewah pada pantai ini


Yang khas dari pantai ini adalah tebing tebing yang tinggi menjulang mengelilingi Pantai Dreamland


Kesan mewah dari pantai ini pun bisa mempercantik foto saat traveling ke pantai ini hehe
Pantai Nyang Nyang. Tujuan akhir dari eksplorasi surga surga pantai di Kuta Selatan diakhiri dengan menikmati sunset di Uluwatu. Awalnya tadi mau ke Pura Uluwatu tapi karena matahari terbenam sudah mulai menenggelamkan dirinya dan kebetulan melihat akses jalan menuju Pantai Nyang Nyang saya pastikan akan akhiri di pantai ini. Bisa dibilang lokasi ini sangat sepi pengunjung karena keberadaannya yang kurang begitu dikenal. Tapi ternyata Pantai Nyang Nyang ini memiliki view yang benar-benar memikat mata, apalagi kalau matahari terbenam sudah terlihat. Lautan lepas, bukit tinggi, dan pemandangan matahari terbenam semakin mempercantik dan menambah syahduhnya suasana. Kalau kalian bisa langsung merasakannya mungkin akan terbawa suasana dalam khayalan khayalan pribadi karena begitu sunyinya dan hanya suara lautan yang terdengar di pantai ini.


 Pemandangan yang indah seperti ini, saya yakin akan membawa kenangan dan cerita di masa depan


Tenggelam dalam khayalan karena sunyinya suasana dan hanya terdengan deburan ombak
Hari kedua di Bali pun diakhiri dengan melihat sunset di Pantai Nyang Nyang. Tentunya banyak sekali cerita yang bisa diceritakan. Tidak apa-apa traveling singkat yang terpenting adalah
Bagaimana caranya menggunakan setiap detikmu untuk mencari cerita dan pengalaman.

No comments:

Post a Comment