Post Top Ad

Friday, August 10, 2018

Si Anak Gunung yang Gila Pantai!

Hmm inilah aku. Kalau liburan pastinya pengen ke pantai mulu daripada ke gunung. Bisa dibilang sih aku lebih suka tempat yang hangat daripada tempat yang dingin. Mungkin banyak yang bertanya dan menganggap hal yang aneh kalau ga suka tempat yang dingin. Jadi, gini loh ceritanya kalau ke gunung sebenarnya aku masih senang sih karena bisa liat pemandangan yang begitu hijaunya seperti di Pangalengan. Ajib banget pokoknya pemandangannya. Kalau dibandingin sama Ciwidey kayanya Pangalengan masih nomor satu sih ya. Ah udah back to topic hehe.

Karena saya tinggal di wilayah yang tinggi sekitar 685 Mdpl padahal Lembang masih lebih dingin daripada disini, kota Cimahi tercinta. di atas permukaan laut. Setiap pagi tuh pasti kerasanya dingin banget! apalagi kalau lagi musim kemarau kaya gini, angin dinginnya bikin males gerak. Jadi, bisa dibilang aku tuh ga kuat dingin. Cieelah gimana mau merasakan salju di Jepang kalau dingin kaya gini aja ngeluh. Iya juga sih haha. Eh tapi ini dan itu berbeda okhaay! ;-)



Kenapa juga gila pantai? nah ini loh pertanyaan bagus. Dulu waktu kecil kalau liburan pasti aja destinasinya pantai dan pantai lagi. Kayanya sih gue mau dijadiin anak pantai kali yak, dituntut harus bisa berenang kalau ga bisa berenang alamat kena marah hmm. Tapi bukan gitu sih ceritanya mungkin inilah salah satu cara untuk mengenalkan keindahan pantai di Indonesia dengan liburan terus ke pantai dari kecil. Tapi bener, selama traveling pantai yang paling indah yang pernah saya lihat ada di Pantai Pandawa di Bali. WHOAAA INDAHNYA !!!


Walaupun sebenarnya pantai Pandawa bukanlah pantai yang satu-satunya terindah dan sebenernya masih banyak pantai indah di Indonesia timur. hmm pokoknya gue harus kesana! BIKIN BUCKET LIST NOW! buat pantai-pantai yang mau dikunjungin. 

Kalau mandangin pantai otomatis kan memandang lautan juga. Momen itulah yang sebenarnya paling saya suka. Renungan pantai itu banyak banget membawa efek positif sehingga ide pun bermunculan entah darimana datangnya bagaikan dia yang tiba-tiba muncul (read: mantan). eh kok jadi ngomongin mantan sih! 

Di pantai kadang saya bisa bebas berjalan disini. Ga peduli berapa panjang garis pantai yang saya tempuh, dulu juga waktu masih mahasiswa pernah mau ikutan club pencinta alam gitu, tapi gagal karena telat datang juga. Ah sial padahal salah satu program mereka punya susur pantai. Ya udahlah sebagai gantinya saya sering solo traveling buat ke pantai. 


Pantai berkarang atau ombaknya gede pun ga jadi masalah bagi saya, yang penting masih bisa dengerin deburan ombak berirama bagaikan Rhoma Irama. Lho?

Terkadang kalau melihat apalagi kalau sudah merenung di hadapan senja di pantai, selalu terbawa suasana entah itu rindu, suka dan duka bikin suasana makin terbawa seakan-akan lautan mendengarnya. Apakah itu energi positifnya?

つづく

No comments:

Post a Comment