Post Top Ad

Tuesday, July 3, 2018

Jelajah Budaya Sunda di Kampung Adat Cireundeu

Di tengah hiruk pikuknya Kota Cimahi ternyata masih ada sebuah kampung yang masih sangat kental dengan kebudayaan Sundanya yaitu Kampung Adat Cireundeu. Kampung adat Cireundeu ini merupakan salah satu kampung ada di Jawa Barat yang sudah dikenal oleh Wonderful Indonesia. 

Kampung Adat Cireundeu


Siapa sangka selain kental dengan kebudayaannya, ternyata masyarakat kampung Cireundeu memiliki kebiasaan yang unik yaitu mengkonsumsi singkong sebagai makanan pokoknya sehari-hari. Tidak heran bahwa masyarakat di kampung ini tidak memiliki masalah tentang krisis pangan karena kebiasaannya yang sudah membudaya.Maka dari itu kampung ini sukses dikenal sebagai kampung dengan ketahanan pangan yang tinggi.

Sebagai warga asli Cimahi dan orang Sunda, saya rasa bakal sayang sekali apabila tidak berkunjung ke Kampung Adat Cireundeu, disini saya bisa mempelajari budaya Sunda yang benar-benar kental. Selain itu bagi masyarakat Kampung Adat Cireundeu, mempelajari huruf Sunda itu wajib mengingat rata-rata masyarakat disini masih menganut kepercayaan Sunda Wiwitan. Walau begitu, rasa saling menghormati antara perbedaan masih kuat di kampung ini.

Berkeliling sebentar bersama teman saya yang sedang observasi untuk skripsinya kala itu, dimana-mana saya melihat singkong sedang direndam dan dijemur di setiap rumahnya. Bukan tanpa alasan mengapa singkong harus direndam dan dijemur, karena untuk mengurangi kadar racun yang terdapat dalam singkong serta menjaga rasa asli dari singkong itu loh. Wah! hebat sekali pengolahannya. Saya aja baru tau kalau singkong ternyata memiliki kadar racun. Kalau mau tau masyarakat mengolah singkong untuk dijadikan Rasi. Sebenarnya Rasi itu merupakan singkatan dari bahasa Indonesia yaitu "Beras Singkong" namun masyarakat Cireundeu asli menyebutnya Sanguan. 

Rasi
Rasi/Sanguan

Sempat berbincang dengan ahli adat Cireundeu, kalau setiap 1 Sura selalu diadakan upacara. Karenanya setiap tanggal itu masyarakat akan ramai merayakan hari tersebut.

Oh iya, jika kamu tau kampung Cireundeu inilah tempat dimana umat Hindu untuk mengambil air suci untuk ibadah di pura yang ada di kota Cimahi loh. Karenanya. kelestarian alam disini harus tetap terjaga. Selain itu di wilayah Kampung Cireundeu ada yang disebut dengan Leuweung Larangan (Hutan Larangan) menurut masyarakat kalau ingin memasuki hutan ini mereka wajib melepaskan alas kaki. Waduh kebayang juga rasanya, tapi disitulah uniknya. Hutan larangan ini sangat tidak boleh sekali dirusak apapun itu, apalagi sampai ditebang pohonnya, hutan larangan juga mengambil peran penting untuk kadar udara di Kota Cimahi loh! Jadi, jangan merusak alam di sekitar ini hanya karena kepentingan pribadi.



Di Kampung Cireundeu ada 1 balai yang biasanya dipakai untuk pertemuan masyarakat dan belajar bahasa dan budaya Sunda. 


Banyak sekali yang masih bisa dipelajari dari Kampung Adat Cireundeu ini. Kalau mau tau langsung saja datang ke Kampung Adat Cireundeu.

Lokasi Kampung Adat Cireundeu

Aksesnya sangat mudah dimulai dari Kota Cimahi-Baros-Leuwigajah-Kerkof-Jalan Saptadaya-Cireundeu

Alamatnya di : Cireundeu, Leuwigajah, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat


No comments:

Post a Comment