Post Top Ad

Rabu, 02 Mei 2018

Sebuah Cerita dari Gunung Tangkuban Parahu



Gunung Tangkuban Parahu. Gunung ini sudah terkenal dengan taman wisata alamnnya yang menakjubkan dengan menyuguhkan pemandangan kawah gunung api yang masih aktif berada di ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut/Mdpl. Gunung ini dikelilingi dengan rimbunnya pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, tidak heran jika pemandangannya sangat menakjubkan sehingga menarik minta wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati indahnya Gunung Tangkuban Parahu.

Legenda Sangkuriang

Gunung Tangkuban Parahu saat erat kaitannya dengan Legenda Sangkuriang. Sangkuriang jatuh cinta kepada ibunya sendiri yaitu Dayang Sumbi. Namun untuk menggagalkan niat anaknya sendiri menikahi Dayang Sumbi, Sangkuriang diberi syarat untuk membuat sebuah telaga dan perahu dalam semalam. Tetapi usahanya gagal dan Sangkuriang pun marah dan menendang perahu yang telah dibuatnya hingga terbalik. Perahu inilah yang membentuk Gunung Tangkuban Perahu.

Daya Tarik Wisata

Daya tarik yang bisa kita dapatkan ketika mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu ialah 3 kawah besar yang sudah terkenal di gunung ini yaitu Kawah Ratu sebagai yang terbesar, Kawah Domas dan Kawah Upas. ketiganya memiliki ciri khasnya masing-masing, di Kawah Ratu kita bisa menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan dengan melihat besarnya kawah dengan kepulan asap yang menandakan bahwa gunung ini masih aktif. Selanjutnya Kawah Domas, di sini kamu bisa merebus telur sampai telurnya benar-benar matang. Kawah Upas, salah satu kawah tertinggi di gunung ini dan butuh tenaga ekstra untuk sampai ke kawah upas karena letaknya yang tertinggi. Namun keindahannya akan sangat cantik dengan usaha yang sudah dilakukan. Memang usaha tidak akan membohongi hasil yah ! hehehe

Sebagai Gunung Api Aktif

Gunung Tangkuban Parahu yang kita tahu adalah sebuah gunung api yang masih aktif berada di tengah Bandung. Suatu saat gunung ini bisa saja aktif dan menghentikan semua aktivitas wisata dan mata pencaharian yang berjualan cendera mata di sekitaran Kawah Ratu. Seperti yang kita tahu gunung ini pernah aktif beberapa tahun yang lalu, dan pernah erupsi lagi pada 2 Agustus 2019 yang mengakibatkan kepanikan terjadi oleh wisatawan yang tengah berkunjung ke gunung ini. Dari dulu hingga sekarang erupsi hampir sering terjadi di dasar Kawah Ratu dan kita tahu bahwa kepulan asap yang selalu kita lihat saat mengunjunginya bukan semata-mata hanya asap biasa melainkan tanda bahwa gunung ini masih aktif. Untungnya letusan yang terjadi minggu-minggu lalu tidak terlalu berdampak pada warga Kota Bandung dan masih berada pada level II atau Waspada dengan jarak aman 1,5 kilomter dari Kawah Ratu. 

kawah ratu tangkuban perahu
Kawah Ratu





Tidak ada komentar:

Posting Komentar