Post Top Ad

Thursday, December 6, 2018

December 06, 2018

6 Tips Biar Kamu Ga Bosan Saat di Perjalanan



Momen pas perjalanan baik di dalam pesawat, kapal, kereta api, mobil atau bus pasti ada aja waktunya dimana kamu bakal mulai bosan dengan lamanya perjalanan. Tergantung dari orangnya memang, ada yang menyukai momen perjalanan ada juga yang cepat bosan juga. Tapi kalau perjalanannya panjang melebihi 8 jam apalagi 12 jam pasti bakal mulai bosan banget iya kan ?

Nah, kali ini saya mau sharing tentang pengalaman dan tips versi saya untuk hal-hal yang biasa saya lakukan dalam perjalanan kalau sudah bosan. Ah sudahlah beberap orang pasti melakukan hal serupa dengan apa yang saya lakukan kalau sedang traveling hehehe. Langsung saja ini dia 6 tipsnya :

1. Baca Buku

webpothi.com

Saat perjalanan dengan durasi yang cukup lama, sebenarnya ini adalah momen yang pas buat baca buku atau menyelesaikan novel yang kalian baca. Pokoknya buku apa saja deh asalkan menghibur dan tidak berat untuk dibaca. Biasanya kalau saya saat dalam perjalanan suka baca buku tentang perjalanan supaya lebih semangat pas traveling atau kalau engga paling baca novel yang belum selesai dibaca. Kalau misal ga ada buku bisa baca-baca blog orang yang penting ada bacaan untuk hiburan selama perjalanan.

2. Dengerin Musik

steemit.com
Selama perjalanan memang yang paling menyenangkan adalah mendengarkan musik. Banyak manfaatnya loh mendengarkan musik selama perjalanan, yaitu bisa menghilangkan rasa kantuk, suntuk, bosan dan sebagainya deh. 

3. Main Game

feedegg.net
Main game juga bisa menjadi hal yang menyenangkan sambil menghabiskan waktu perjalanan dengan hiburan. Kalau saya biasanya main game yang ga membutuhkan sinyal internet, karena pasti di beberapa tempat kalau naik kereta api, bus pokoknya jalur darat pasti bakal ada satu wilayah yang ga ada sinyalnya. Kalau pesawat ? ga usah ditanya lagi deh haha. Jangankan internet, sinyal hp pun pasti dilarang saat sudah di pesawat, 

4. Foto-foto


Di luar jendela kendaraan pasti selalu ada pemandangan yang bakal indah saat dilihat, seindah aku dengan dia loh #dih. Foto-foto dari dalam kendaraan ternyata bisa jadi pilihan hiburan saat dalam perjalanan, apalagi kalau hobinya mengabadikan gambar heheh. 

5. Ngobrol santai

youtube.com
Pilihan paling bagus juga nih. Ngobrol bareng temen atau penumpang lain saat perjalanan. Menurut pengalamanku sendiri kalau udah masuk ke obrolan dengan topik yang seru dan sepemikiran pasti deh waktu perjalanan bakal ga kerasa banget tau-tau udah sampe aja. Apapun bisa kamu obrolin kok asal bukan masalah kantor aja yang diobrolin. BERAT! biar dia yang di kantor saja. Mau obroal curhat, makanan, tips traveling, pdkt, bahkan julid pun bisa kok jadi hal menarik saat perjalanan hahaha.

6. Tidur

destinationseeker.com

Tidur ini paling pas kalau memang udah ga ada yang menarik lagi buat dilakukan. Atau memang perjalanan sudah malam ya memang harus tidur hehe. Tapi kadang kita tidur itu karena lebih banyak bosannya, karena bosan membuat kita lelah. Benar ga yah ? 

Jadi, banyak kok hal yang bisa dilakukan saat perjalanan tuh tinggal pilih saja yang seru menurut kamu. Atau punya hal yang lebih menarik ? bisa komentar di bawah yah.

Monday, November 19, 2018

November 19, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 10 - Sekilas Keindahan Pantai Selong Belanak

Pantai Selong Belanak, mungkin ini pantai terakhir yang akan saya kunjungi selama di Lombok. Melihat Pantai Selong Belanak tampaknya lebih ramai dari pantai-pantai lainnya, di sini banyak wisatawan yang makan, berjemur, dan terutama surfing. Pantai dengan tepian yang luas pun tidak heran banyak disukai turis bahkan saya lihat lebih banyak bulenya daripada wisatawan lokalnya. Ada yang bilang pantai ini mirip dengan di Hawaii, Hawaii-nya Lombok hehehe. Sebenarnya waktu saya tidak banyak di sini, jadi hanya bisa menikmati sekilas pantai ini. Walaupun sebenarnya pantai ini pantai terbaik di Pulau Lombok.

pantai selong belanak

Sayangnya waktu saya ke Pantai Selong Belanak ini tidak bisa menikmati lebih lama karena hari pun sudah menjelang petang dan langit pun tidak secerah saat di siang hari, tapi kalau dilihat lagi ternyata Pantai Selong Belanak ini memiliki keunikan dari tepi pantainya yang sangat luas. Selain itu, di sini pun banyak kapal-kapal nelayan yang mungkin memperoleh hasil lautnya lebih banyak dari Pantai Selong Belanak ini.

pantai selong belanak

pantai selong belanak


Perjalanan dari Kuta ke Selong Belanak tidak begitu jauh kok, sekitar 30 menitan untuk bisa sampai ke Pantai Selong Belanak dan jika dari Kota Mataram waktu tempuh yang didapat sekitar 2 jam perjalanan. Selain itu, jalanan pun sudah sangat bagus dengan hotmik di sepanjang jalannya. Memang daerah Pantai Selong Belanak itu sudah ditata dengan baik sebagai kawasan wisata terbaik juga.

Tiket masuk ke Pantai Selong Belanak ini cukup murah sekitar Rp 5.000 s/d Rp 10.000 apabila membawa kendaraan. Untuk kawasan wisata pantai yang ramai dikunjungi turis saya kira pantai ini cukup worth it dengan pemandangan dan ombaknya yang landai dan pas untuk menunggangi ombak di Pantai Selong Belanak. 

Fasilitas di Selong Belanak pun terbilang sudah banyak seperti banyaknya warung makan, kamar mandi, bahkan di sekitar pantainya pun ada pasar ikan jika saya lihat disana.

Akses menuju jalannya bisa kamu lihat di google maps di bawah ini ya


Pantai yang memiliki panorama seperti di Hawaii ini jangan sampai dilewatkan selama traveling di Lombok yah. hehe





Friday, November 16, 2018

November 16, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 9 - Pantai Mawun, Panas tapi Sejuk

Masih di Lombok Tengah nih. Lombok Tengah memang banyak banget pantai-pantai indah dengan hamparan pasir putih yang bertekstur halus sampai dengan bertekstur seperti merica dan itu semua ada di Lombok Tengah terutama di pantai selatannya pokoknya bikin wih ! keren pesonanya pantainya. Tentunya kamu sudah membaca tentang postingan-postingan sebelumnya dong tentang pantai yang saya kunjungi di Lombok? wah terima kasih loh sudah baca, semoga bisa nyebar virus traveling kepaka kalian hehehe. 

Nah, ada lagi nih pantai yang indah dan sudah saya kunjungi selama di Lombok. Pantai ini seperti pantai tersembunyi serta pantai ini diapit dua bukit besar yang menjadikannya pemandangan khas dari Pantai Mawun ini. Kalau sudah melihat pemandangannya pasti deh langsung kenal "oh ini sih pantai Mawun. Pantai yang tersembunyi di Lombok itu tuh" yap memang mudah dikenali Pantai Mawun ini karena pemandannya, iya kan ?

pantai mawun

Entah mungkin waktu saya ke Pantai Mawun sedang beruntung karena biasanya kalau ke pantai selalu saja ramai, tapi saat itu sedang sepi. Banyak alasannya kenapa sepi yaitu saya berkunjung pasca gempa yang mengguncang Lombok dan kunjungannya saat weekdays juga. Tapi yang lebih beruntung adalah berkunjung ke Pantai Mawun saat matahari sudah mulai berganti petang, hal ini pun jelas mengapa saya bilang sejuk karena memang ke Pantai Mawun enaknya di sore hari. 

Saat tiba di Pantai Mawun pun saya sontak terpesona karena baru pertama kali lihat pantai yang seunik ini. Laut lepasnya berada di apitan 2 bukit besar itu, ombaknya pun pas untuk surfing, dan tepian pantainya pun lebih tenang. Keunikan sudah jelas terlihat saat pertama kali kaki melangkah di pantai ini. Dan, Pantai Mawun ini lebih jelas terlihat seperti Teluk, ombak yang menghempas ke pantai pun tidak besar.

Walaupun sepi tapi fasilitas di Pantai Mawun pun sudah mulai banyak, hanya saja tidak sebanyak di Pantai Mandalika hehe. Untuk penjaga pantainya pun disini belum ada, jadi untuk kamu yang ingin berenang atau membawa anak-anak berlibur ke Pantai Mawun tetap harus berada dalam pandangan dan tidak boleh lepas. Masuk ke Pantai Mawun ini cukup dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 saja kok untuk pantai yang seindah ini. 

Pantai Mawun ini saya rasa masih bisalah disebut Hidden Beach. Mengapa ? pengunjung yang datang kesini pun masih sedikit walaupun akses jalan menuju Pantai Mawun jauh lebih mudah dan medan jalannya pun sangat mulus dibandingkan pantai lainnya apalagi ke Pantai Pink

Pantai Mawun

Saking sepinya waktu saya ke Pantai Mawun, saya bisa lebih leluasa berekspresi sambil menikmati keindahan pantainya ini loh! ga percaya ? ini nih 


Foto ngaku-ngaku model padahal bukan.

Jadi bisa dibilang Pantai Mawun ini salah satu pantai favorit saya di Lombok Tengah setelah Pantai Tanjung Aan. Karena suasananya yang begitu sepi dan kalau sore sejuk tidak panas lalu angin yang berhembus disini pun rasanya segar sekali entah mengapa dibandingkan pantai yang lain hehehe. 

TIPS WISATA KE PANTAI MAWUN

1. Kamu bisa melakukan 3 kegiatan sekaligus seperti berenang, surfing, atau bersantai di tepi pantai.

2. Karena tidak ada penjaga pantai disini, bagi kamu yang tidak bisa berenang cukup berenang di tepi pantainya saja.

3. Ga usah takut kepanasan, banyak gazebo atau warung sambil minum yang segar-segar juga bisa disini.

4. Harga tiket masuknya Rp 10.000

PETA PANTAI MAWUN



SHORT VLOG PANTAI MAWUN








Tuesday, November 13, 2018

November 13, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 8 - Pink Beach Lombok yang Sunyi dan Indah

Pantai Pink Lombok


Wah! Lombok itu memang banyak sekali pantai yang sangat indah dari sudut manapun. Walau melihatnya dari foto saja rasanya sudah rindu dengan keindahan pantai-pantainya. Seperti Di cerita sebelumnya di Solo Traveling ke Bali dan Lombok 7 tentang pantai Tanjung Aan yang pasirnya super putih dan indah. Waktu itu sebenarnya aku ga berencana buat ke Lombok Timur setelah dari Tanjung Aan. Tapi waktu masih sangat banyak dan sayang banget kalau dari Tanjung Aan langsung balik ke penginapan, padahal waktu itu masih cerah dan masih banyak waktu untuk mengeksplor Lombok. 

Kali ini dengan tanpa aku menelusuri jalan hingga ke Lombok Timur dan terpikirkan untuk menuju pantai Pink. Awalnya ragu-ragu karena katanya jaraknya sangat jauh dan jalanya pun bisa dibilang tidak begitu bagus sudah begitu jauh juga dari Kota Praya apalagi Kota Mataram. Tapi saya berangkat dari Pantai Tanjung Aan, menurut Google Maps sih waktu tempuh untuk sampai ke pantai Pink ini sekitara kurang lebih 1h 37m. Nyatanya saya hampir berjam-jam karena butuh kesabaran dengan kondisi jalannya yang seperti ini. Tapi jalan menuju surga memang tidak semudah itu dan butuh pengorbanan hahaha.

Kondisi jalan menuju pantai pink
Selalu yakin kalau di balik medanya yang sulit pasti pemandangannya sangat indah! :')
Aku selalu bilang seperti itu di dalam untuk menghilangkan ragu untuk menemuimu #cieelah baper. Tapi benar ! melewati jalan berbatu dan memasuki taman hutan Sekaroh dan sesampainya di Pantai Pink semua lelah dan panasnya Lombok terbayar semua dengan keindahan Pantai Pink. 



Saat sampai di Pantai Pink ini aku seperti tidak menyangka aja yang tadinya ragu buat lanjut jalan ke Lombok Timur tapi pada akhirnya sampai disini dengan disuguhkan pemandangan pantai yang lagi sepi dan tidak banyak pengunjung datang kemari. Tapi beberapa menit ada aja sih yang datang menggunakan perahu. Entah darimana perahu itu berasal aku juga ga sempat tanya waktu itu. Mungkin itu alternatif buat sampai ke pantai ini lebih cepat tanpa melewati jalan yang aku lewati.


First impression. Lautan yang super biru dengan langit cerah membuat pantai ini tidak kalah cantik dengan Tanjung Aan. Ombaknya pun cukup tenang dan tidak besar, jadi pantai ini pas buat berenang dan bersantai. Suasana pantainya pun sepi dan indah bagaikan pantai pribadi waktu kunjungan pertama saya beberapa bulan yang lalu karena di daerah sekitar hanya ada beberapa rumah penduduk yang tinggal di daerah Desa Sekaroh ini. 


Lumayan bersantai disini sambil menikmati es kelapa yang segar. hmm rasanya tuh sudah seperti surga dunia. Walau sepi tapi pantai ini masih ada beberapa kedai yang buka dan kesempatan saya juga buat menikmati keindahannya sambil minum air kelapa, hehehe. 


Owh, jadi ini nih yang membuat pantai menjadi berwarna pink, spons yang lama kelamaan hancur ini bisa memberikan efek warna pink di pantai ini. Memang saat menelusuri pantai ini spons ini banyak tersebar dimana-mana, jadi memang tidak heran juga kalau warnanya sama seperti spons ini. Terungkap sudah darimana asalnya warna pink itu berasal. Kalau dilihat lebih dekat pasirnya memang ada unsur-unsur warna pinknya loh ternyata walaupun tidak kontras terlihat dari kejauhan. 


TIPS SAAT KE PANTAI PINK

  1. Pastikan bahan bakar kendaraan terisi penuh mengingat lokasinya yang sangat jauh dan sepi dari keramaian, ga lucu kalau tiba-tiba kehabisan bensin saat diperjalanan ya kan. Bisa repot banget.
  2. Pantai ini sudah mulai dikenal dan mulai ramai juga, bahkan ada warung yang buka di pantai ini. Tapi tetap bawa perbekalan saja untuk jaga-jaga.
  3. Berkunjung di hari yang cerah bisa lebih seru daripada pas mendung. iya lah heheh
  4. Jalanan menuju pantai ini kurang bagus dan cukup berbatu, jadi usahakan kendaraan dalam kondisi prima untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
  5. Ada tiket masuk yang harus dikeluarkan yaitu sebesar Rp 10.000 waktu saya berkunjung beberapa bulan lalu.
  6. Usahakan cari tempat teduh untuk bersantai mengingat cuaca di pantai ini lumayan panas dan terik. 
Lokasi Pantai Pink/Pink Beach

Berada di ujung pulau Lombok. Tepatnya di Desa Sekaroh, Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.




VLOG TENTANG PINK BEACH




Friday, November 2, 2018

November 02, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 7 - Menakjubkan ! Putihnya Pasir di Pantai Tanjung Aan

Lombok itu memang selalu juara kalau tentang keindahan pantainya! banyak banget nih pantai yang bisa dikunjung dan sekaligus bisa bikin kamu bingung menentukan pilihan, mau pantai mana dulu nih kira-kira duh pengen sini bagus kesana juga bagus. Tapi kita mau ga mau harus menentukan pilihan, apalagi kalau waktu traveling kita terbatas banget kaya gue. 

Selama di Lombok aku tetap stay di Lombok Tengah, ya paling jauh juga ke Lombok Timur buat ke Pantai Pink yang pantainya jauh lebih indah. Tapi kali ini saya mau cerita tentang pantai di Lombok Tengah yang kebetulan memang bersebelahan dengan Bukit Merese nih. Sudah baca kan cerita saya sebelumnya tentang Solo Traveling ke Bali dan Lombok 6 tentang Bukit Merese? Wah kalau sudah baca pasti tau deh tentang pantai yang pasirnya putih banget, bahkan kalau kesini wajib deh pakai kacamata hitam karena saking silaunya. 

Pantai Tanjung Aan

Waktu ke Pantai Tanjung Aan, saya merasa pantai ini sangat sepi untuk sebuah pantai yang bagus dengan pasirnya yang super putih. Mungkin waktu kunjungan saya waktu itu saat weekday dimana orang-orang pada kerja, sementara saya malah liburan wkwkwk. Tapi bukan hanya karena weekday menurut orang Lombok sendiri Lombok masih sepi wisatawan akibat dari gempa bumi yang mengguncang beberapa bulan yang lalu hingga meluluhlantahkan kawasan Lombok bagian utara dan timur. Sedangkan saya mengunjung Lombok pada bulan september. Tapi, itulah tujuan saya ke Lombok, saya memang tidak bisa memberikan apapun, tetapi semoga dari kunjungan saya sebagai wisatawan bisa membantu juga untuk orang yang tinggal Lombok terutama yang mengalami musibah. 

Pantai Tanjung Aan atau bisa juga disebut Pantai Aan ini sebenarnya bisa saja sangat ramai kalau musim liburan, tapi entah mengapa setiap kali saya datang ke pantai lebih banyak wisatawan asingnya daripada lokalnya. Entah karena memang mahal atau bagaiman traveling ke Lombok. Tapi saya benar-benar terkesan dengan keindahan pantainya yang pasirnya super putih sehingga menyilaukan mata ini #cieelah. 


Bukit Merese pun tampak terlihat jelas dari pantai Tanjung Aan


Foto dulu dengan gaya ala ala hehe



Pasir putih dan Samudera Birunya kontras ! saking kontrasnya mungkin kamu harus pakai kacamata hitam kalau ke Tanjung Aan biar ga silau hehehe


Kulit sudah mulai seperti anak pantai hehe


Dimana-mana pasirnya putih, jelas sajalah saya tersenyum bahagia karena pasirnya sudah putih dan halus pula


Lost in Tanjung Aan! btw walaupun solo traveling tetap tidak ada yang mengambilkan foto untuk saya karena memang sepi pengunjung


Naik ayunan disini seru banget !


Memandang samudera biru itu selalu membawa saya pada khayalan yang entah kemana nantinya

Akses menuju pantai Tanjung Aan itu sangatlah mudah karena petunjuk jalan sudah tertera dimana-mana untuk menuju pantai ini. Pantai ini pun bersebelahan dengan Bukit Merese, jadilah jackpot dalam satu kunjungan kamu bisa mengunjungi 2 tempat indah sekaligus. Lombok memang seperti surga bagi pecinta pantai.

Tuesday, October 30, 2018

October 30, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 6 - Bukit Merese, Tempat yang Eksotis untuk Melihat Sunset



Kalau sedang traveling momen untuk melihat sunset itu sangat didambakan bagi setiap traveler. Apalagi kalau melihat sunset di tempat yang sangat indah akan menambah sensasi dan pengalaman yang mungkin tidak akan kamu lupakan. Salah satunya spot yang indah untuk melihat sunset ini ada di Lombok. Kalau ingat Lombok semua tempat dimana-mana rasanya selalu indah, toh Lombok memang salah satu pulau terindah dengan wisata pantainya yang menakjubkan.



Kalau jalan ke arah timur Kuta Lombok kamu bisa menemukan spot yang bernama Bukit Merese. Bukit Merese ini merupakan perbukitan yang dipenuhi dengan padang rumput layaknya bukit teletubbies. Tetapi yang membedakan pemandangan di Bukit Merese ini adalah bukit yang berdekatan dengan pantai. Jadi kalau bisa menemukan spot yang pas dijamin pasti bakal terpesona dengan keindahannya. 

Akses ke Bukit Merese pun sebenarnya mudah, bahkan bukit ini bisa terlihat kalau dari pantai Tanjung Aan karena faktanya Bukit Merese dan pantai Tanjung Aan itu memang bersebelahan. Jadi, kalau sudah kesini pasti bakal bingung untuk memilih tempat wisata mana dulu. Tapi kalau saya waktu itu setelah landing di Lombok dan istirahat sejenak langsung deh ke Bukit Merese untuk menikmati pesona sunset pertama saat menginjakan kaki di pulau Lombok hehehe. Kalau ke Pantai Tanjung Aan mungkin tidak di saat yang sama karena untuk menghemat bucketlist supaya tidak ada hari yang kosong.



Saat solo traveling ke Bukit Merese pun aman dan nyaman kok. Karena disini tidak begitu sepi bahkan orang pun berdatangan pada waktu petang untuk menikmati sunset disini. Banyak teman saya yang bilang "eh riz, kamu ke Bukit Merese katanya sendiri tapi kok ada yang motoin ?" ya kalau soal ambil foto untuk diri sendiri bisa minta orang atau menggunakan benda di sekitar kita. Karena di Bukit Merese banyak kok benda yang bisa dijadikan tripod alami hahaha.


Solo traveling itu ndak perlu dibuat susah karena ga ada yang motoin, cukup taruh kamera di batu arahkan angle sesuai dengan selera dan voila! jadilah foto yang seakan-akan difotoin orang seperti foto di atas. 

Kembali lagi ke pemandangan sunset selama di Bukit Merese. Sebenarnya dari angle manapun sunset selalu indah dipandang kalau sudah di Bukit Merese ini loh. Tapi kalau bisa lebih naik lagi ke puncaknya dan pergilah ke tepi barat (udah kaya Kerasakti cari kitab yak ke tepi barat wkwk). 

Memang seperti yang selalu saya katakan

Walaupun medan dan aksesnya itu berat, berbatu, menanjak atau jauh tapi hasil ga akan pernah bohong. Di awal akan terasa pahit dan di akhir akan terasa manis.




Karena saking indahnya. Ternyata lokasi Bukit Merese pas banget kalau untuk membuat video sinematik seperti ini. Saya pun tidak terpikirkan tentang skenario apa yang harus saya buat saat vlogging disini. Tapi ya sudahlah ceritanya adalah :

Seorang pengembara yang ingin menggampai mimpi setinggi langit, menuju kesuksesan dengan berlari ke arah cahaya matahari. 



Pokoknya kalau kamu ke Lombok, Bukit Merese ini wajib banget buat kamu yang sedang menikmati pesona daerah Kuta Mandalika di Lombok Tengah ini. Karena bakalan sayang banget kalau tempat seindah ini dilewati begitu saja. 

Saturday, October 27, 2018

October 27, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 5 - Pantai Kuta Mandalika, Lombok

pantai kuta mandalika lombok
The Mandalika, Kuta Lombok

Banyak kesan yang menarik saat pertama kali mendarat di Lombok. Saat mendarat tentu saja tidak menyangka bahwa traveling ke Lombok yang diimpikan akhirnya bisa terwujud hanya dengan modal nekat. Saya rasa pulau Lombok itu masih sangat sepi penduduknya beda sekali dengan Bali apalagi di pulau Jawa, masih banyak hamparan-hamparan persawahan dan bukit-bukit kecil yang tidak begitu terjamah manusia saat saya lihat sebelum mendarat. Mungkin inilah yang disukai para traveler saat traveling ke Lombok ya. Ada satu hal lagi yang saya kaget saat mendarat di Lombok, Sinyal HP. Sinyal Hp disini pokoknya kalau providernya ga bagus-bagus amat ya bisa-bisa cuma dapat sinyal Edge dan paling tinggi itu HSDPA itu pun hanya didapat di Kota Praya. Kalau di Kuta ya... jangan harap bisa dapat sinyal dan di Lombok itu masih minim angkutan umum, angkutan umum itu hanya bisa didapatkan di Kota Mataram sepertinya. Jadi yah mau kemana-mana terpaksa harus sewa motor dan untungnya ada penyewaan motor di tempat penginapan. Satu masalah terselesaikan sudah. Jadi setelah mendarat mau kemana aja selama di Lombok? 

Kalau di Lombok itu banyak banget pilihan wisatanya, apalagi kalau soal pantai pasti bikin bingung karena semuanya bagus. Tapi, sesuai bucketlist tentunya saya sudah menyiapkan mau kemana dan mau apa disana sebelum berangkat ke Lombok.

Nah, untuk yang pertama kalinya saya melihat pantai Kuta Mandalika. Setelah mendarat, simpan barang di penginapan, walaupun sedikit jetlag akibat pertama kali naik pesawat langsung deh tanpa basa-basi menuju pantai pertama yang akan saya kunjungi yaitu Pantai Kuta Mandalika. Pantainya indah banget walau di pesisirnya banyak ganggang tapi untuk pantai yang lokasinya cukup strategis ini terhitung indah bagi saya.

pantai kuta mandalika lombok
Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Pantai Kuta Mandalika ini semakin dibenahi yang kelak akan seperti pantai Kuta di Bali

pantai kuta mandalika lombok
Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Hamparan pasir putih dan pantainya yang masih natural membawa kesan yang berbeda dari pantai yang ramai dibanding dengan pantai di tempat lain


pantai kuta mandalika lombok
Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Beberapa bagian pesisir pun memiliki batuan yang tersusun rapi dan jarak antara pantai dan laut lepas terlihat sangat jauh
pantai kuta mandalika lombok
Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Perpaduan warna langit dan dan laut biru yang mempesona di Pantai Kuta Mandalika

Sejauh mata memandang garis pantai Kuta Mandalika ini memang sangat panjang. Tidak heran kalau pantai Kuta Mandalika ini menjadi favorit wisatawan yang datang kesini. Tidak banyak juga yang berenang disini karena pesisirnya lumayan berbatu tapi ada saja kok yang berenang di bagian pantai yang tidak berbatu. 

pantai kuta mandalika lombok
Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Salah satu yang menjadi ciri khas pantai Kuta Mandalika ini adalah pemandangan bukit yang berbentuk kerucut disana dan lautannya yang biru membuat mata langsung segar melihatnya. Pokoknya kalau sedang ke Lombok pantai Kuta Mandalika ini sangat sayang dilewatkan karena pemandangan yang disuguhkannya pun ga bikin menyesal jauh-jauh datang ke Lombok. 

Ada cerita lain di balik keindahan pantai Kuta Mandalika ini. Saat saya sedang berjalan-jalan di pantai ini banyak sekali ibu-ibu yang menjual kain tenun dan anak-anak yang menjual gelang gelang etnik. Memang menggiurkan sekali untuk membelinya. Tidak masalah saya waktu itu membeli beberapa gelang dari anak-anak tersebut, tapi yang membuat saya terkejut adalah ketika saya membeli beberapa gelang dari salah satu anak tersebut eh munculah anak-anak lain yang menjual gelang juga karena saya terlihat sedang membeli gelang tersebut. Saya pun dibuat bingung padahal saat itu karena anak-anak yang datang menghampiri saya pun meminta ingin dibeli juga gelangnya oleh saya #Wadoh! tekor saya kalau gini. Langsung saja menolak tanpa basa basi untuk tidak membeli lagi karena takut habis uang, karena mereka memang meminta dengan memelas. Awalnya sih saya tidak berniat sama sekali membeli gelang tapi karena saya terlihat seperti turis padahal waktu itu hanya memakai outer tenun saja #hmmm. Hal serupa juga sama ketika saya berminat untuk membeli kain tenun, awalnya saya hanya bertemu seorang ibu saja, tapi lama kelamaan semakin banyak yang menghampiri saya bagai DIREMPUG #wkwkwk tapi ya sudahlah ada niat juga saya membeli souvenir dari mereka untuk membangun kembali pariwisata Lombok melalui penjual-penjual tersebut. Karena waktu saya ke pantai, suasana masih sangat sepi akibat gempa Lombok yang mengguncang beberapa bulan yang lalu.

pantai kuta mandalika lombok
Para Wanita Penjual Kain Tenun

Pemandangan yang indah beserta senyuman para wanita Lombok yang menjajakan kain tenunnya yang khas


Sunday, October 21, 2018

October 21, 2018

Solo Traveling ke Bali dan Lombok 4 - Pengalaman Pertama Naik Pesawat ke Lombok

bandara lombok praya


Setelah traveling dan eksplor sana sini selama dua hari di Bali. Sekaranglah saatnya untuk terbang ke pulau tetangganya yang katanya lebih indah lagi sampai sampai temanku bilang "Ini baru Bali loh pantainya kau sudah bahagia, gimana besok ke Lombok?" seketika langsung salah tingkah karena besok ke Lombok #wagelazeh

Hmm menarik sekali! walaupun dua hari di Bali tapi rasanya seperti baru saja sampai di Bali kok sudah harus melanjutkan lagi ke perjalanan berikutnya, secara di Bali saja sudah banyak pemandangan dan terutama pantai yang indah apalagi di Lombok sepertinya.

Berbicara tentang pengalaman terbang ke Lombok dari Bali itu rasanya seperti saya naik pesawat yang super super cepat (padahal jarak tempuh cuma 30 menit) hahaha. Bangun pagi di hari terakhir di Bali, bergegas untuk pergi ke Bandara Internasional Ngurah Rai rasanya itu seperti bahagia campur deg-degan! karena perlu kalian tahu walau saya traveler, tapi hari itulah saya traveling untuk yang PERTAMA KALINYA menggunakan pesawat. Rasanya norak banget tapi ya memang kenyaataannya begitu huhuhu, dulu saya memang belum kepikiran untuk menggunakan jalur udara dan selalu saja menggunakan jalur darat dan laut. Tapi kali ini ya sudahlah mumpung ada kesempatan untuk ke Lombok sekalian saja coba naik pesawat walau harga tiket dari Bali ke Lombok ya lumayan lah menguras kocek. Tapi yang penting pengalaman berharga ini tetap tidak akan bisa dilupakan.

Setibanya di Bandara ya langsung saja saya mengikuti teman saya tentang cara naik pesawat untuk pertama kalinya (itung-itung nge-guide gue) #cieelah. Tiba di pintu keberangkatan langsung saja check-in mengingat waktu keberangkatan pun sebentar lagi (padahal masih 3 jam lagi sih). Setelah check-in saya harus melewati pemeriksaan pertama, mereka memeriksa barang bawaan melalui mesin x-ray. Setelah pemeriksaan pun langsung deh cetak boarding pass dan kebetulan di Bandara Ngurah Rai itu ada mesin cetak boarding pass mandiri, jadi ga perlu ribet ngantri. Kalau soal berat barang bawaan di mesin cetak mandiri itu sudah tersedia timbangan juga. Untungnya sih hanya bawa ransel dan ga lebih dari 7 Kg berarti bisa dibawa ke kabin deh. Awalnya memang bingung kok penumpang lain ada card yang digantungkan di tasnya saat bawa barang ke kabin, saya mulai khawatir lagi disitu karena takut kelebihan beban karena temen saya bilang 

"Kalau kelebihan barang dikabin di denda loh!" 

Waduh! tapi percayalah barang ini sudah masuk syarat untuk dibawa ke kabin hmmm. 

Boarding pass pun sudah di tangan. Saatnya menuju ruang tunggu. Hmm awalnya kukira langsung ke ruang tunggu, tapi ternyata ada security check yang kedua. Kali ini benar-benar ketat karena sampai ke Body Check. Saat body check usahakan tidak ada mengenakan sabuk, dompet, hp, pokoknya apapun yang ada di badan kecuali baju harus ikut dicek ulang di mesin x-ray

Setelah beberapa lama akhirnya selesai sudah tahapannya. Kini tinggal menunggu di ruang tunggu. Menurut beberapa orang sih inilah momen yang paling membosankan, yaitu menunggu di ruang tunggu. Apalagi kalau pesawatnya pake delay segala #hmmm. 

"Duh, aku naik lay*n lagi pasti delay!" eh beneran aja delay, harussya terbang jam 10:30 WITA jadi 11:30 WITA duh duh ga aneh sih kalau sering delay udah banyak yang ngeluh juga hahaha.

*3 jam berlalu

Akhirnya Here we go! inilah saat yang dinantikan hal yang paling greget yaitu menuju pesawat. Rasanya memang semakin deg-degan karena mungkin inilah kali pertaman naik pesawat hmmm.


Yes! first time naik pesawat dapetnya di dekat jendela ! :D


Naik Layen Eir, kuy taxiing. Detik-detik mau take off itu rasanya....


Took Off! Pas take off itu rasanya kaya naik rollercoaster belum lagi turbulensi yang bikin ngeri :')

Indah banget lautan di sekitar Bali sampai biru begitu! Btw itu Kuta Selatan :D


Pertama kalinya liat pulau Nusa Penida. Indah banget ! Btw itu kayanya pantai Kelingking hehe


Welcome to Lombok! Bentar lagi mendarat nih. Tuh pesisirnya sudah terlihat 


Pulau impian akhirnya saya tiba ! Halo Lombok kamu indah sekali 


Akhirnya mendarat. Disambut dengan "Matur Tampi asih" dan Selamat datang di Lombok
Jadi kesimpulannya adalah waktu tempuh Bali ke Lombok dengan pesawat itu sekitar 30 menit. Saat terbang kita bisa lihat pulau Nusa Penida kalau cuaca sedang cerah. Saat tiba di Lombok kalau sinyal ponsel mulai terbatas jadi kalau bisa pakai provider yang bagus. Saat keluar dari Pesawat sesampainya di Lombok cuaca sangat panas bahkan menurut saya lebih panas dari Bali.